Bugar secara Syariah
Syar'i Fit, tubuh ringan, ibadah lebih nyaman
Syarifit.id lahir dari perjalanan nyata turun puluhan kilogram dengan pola makan yang terukur, puasa yang terarah, dan aktivitas fisik yang dijalankan tanpa melupakan nilai syariah. Bukan sekadar kurus, tapi sehat dan kuat untuk taat.
Tiga prinsip utama panduan diet ini
Semua panduan di Syarifit.id berputar pada tiga pilar besar: pola puasa yang tepat, gerak yang bertahap, dan niat yang lurus karena Allah.
Kerangka diet yang saya jalankan
Berikut rangkuman cara saya mengatur makan, puasa, dan gerak. Ini adalah pengalaman pribadi yang bisa menjadi inspirasi. Sesuaikan dengan kondisi masing-masing dan diskusikan dengan tenaga kesehatan jika perlu.
1. Intermittent Fasting (IF) sebagai pintu masuk
Saya tidak langsung water fasting panjang. Awalnya saya biasakan pola Intermittent Fasting: membatasi jam makan, bukan sekadar mengurangi porsi.
- Mulai dari pola ringan, misalnya 14 . 10 lalu naik 16 . 8.
- Jendela makan diisi makanan real food . tinggi protein, minim karbo sederhana.
- Minuman utama . air putih, boleh teh dan kopi tanpa gula.
- Hindari ngemil di luar jam makan, ajarkan tubuh bahwa lapar tidak harus ditakuti.
Catatan . jika punya riwayat penyakit tertentu (diabetes, tekanan darah, gangguan lambung berat), sangat disarankan berkonsultasi dengan dokter sebelum mengubah pola makan.
2. Water Fasting (WF) yang terarah
Setelah tubuh terbiasa dengan IF dan pola makan yang rapi, barulah saya mengenal water fasting. Intinya . tidak ada kalori masuk, hanya air putih (boleh teh atau kopi tanpa pemanis), dengan pemantauan tekanan darah dan gula darah secara berkala.
- WF dilakukan bertahap . misalnya 24 jam, kemudian 36 jam, baru ke 3 hari atau lebih.
- Selalu cek tensi dan gula darah. Jika terlalu rendah atau muncul keluhan berat, hentikan puasa.
- Saat berbuka, kembali ke real food dan tidak balas dendam makan berlebihan.
WF adalah strategi lanjutan. Jangan memulai WF panjang tanpa persiapan dan tanpa memahami risiko kesehatan masing-masing.
3. Gerak . dari jalan santai sampai lari
Diet saya selalu dipasangkan dengan aktivitas fisik. Diawali jalan kaki pelan, hanya beberapa ribu langkah per hari, lalu bertahap menjadi jogging dan lari.
- Mulai dengan jalan kaki 10 . 20 menit per hari, di waktu yang sama setiap hari.
- Tambahkan durasi atau jarak sedikit demi sedikit, bukan langsung jauh.
- Saat badan sudah lebih ringan, mulai lari pelan (jogging) dengan pace nyaman.
- Tujuan utama . tubuh aktif, jantung terlatih, ibadah lebih kuat, bukan sekadar angka pace.
4. Pola makan harian Syar'i Fit
Dalam jendela makan, saya fokus pada makanan yang mendekati bentuk alaminya: tinggi protein, cukup lemak baik, dan karbohidrat yang tidak memicu lonjakan gula berlebihan.
- Tanpa gula pasir, tanpa minuman manis. Manis diganti dari buah secukupnya atau stevia.
- Tanpa tepung putih dan gorengan berlebih. Pilih metode panggang, rebus, atau kukus.
- Banyak sayur hijau, sumber protein seperti ikan, ayam tanpa tepung, telur, dan daging secukupnya.
- Madu dan kurma digunakan terukur, terutama saat berbuka puasa atau setelah lari.
Alat & produk yang saya gunakan sehari hari
Semua alat dan produk ini bukan jalan pintas, tetapi membantu saya memonitor tubuh, menjaga disiplin, dan membuat perjalanan Syar'i Fit lebih nyaman.
Link Shopee Produk Pendukung
Saya hanya rekomendasikan produk yang saya sendiri sudah menggunakannya.
Pertanyaan yang sering diajukan
Jawaban ini bersifat edukatif berdasarkan pengalaman dan riset. Tidak menggantikan konsultasi medis, terutama bagi yang memiliki penyakit tertentu.
• Intermittent Fasting (IF): dalam jam puasa hanya air/teh/kopi tanpa pemanis; dalam jam makan konsumsi real food tinggi protein tanpa gula . tepung . gorengan.
Siap mulai perjalanan Syar'i Fit versi dirimu?
Anda bisa memulai dengan langkah paling sederhana: atur jam makan hari ini, pilih makanan yang lebih bersih, dan luangkan 10 . 20 menit untuk berjalan. Dari sana, perjalanan yang lebih besar akan terbentuk.